13 September 2012

KARNAVAL 2012

Ilustrasi
Dalam rangka memperingati HUT ke-67 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-1111 Kabupaten Purworejo akan melaksanakan karnaval dengan beberapa ketentuan sebagaimana kami kutip dari rilis PAnitia Pelaksana Peringatan Hari Ulang Tahun ke-67 republik Indonesia Tingkat Kabupaten Purworejo. Tema kegiatan karnaval adalah :   

 “DENGAN SEMANGAT HARI JADI KE-1111, KITA MANTAPKAN PEMBANGUNAN MENUJU KABUPATEN PURWOREJO YANG BERDAYA SAING MELALUI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS DAN PELESTARIAN BUDAYA YANG BERKELANJUTAN”.
 
1.  Karnaval dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok pelaksanaan yaitu :
a.  Kelompok PAUD : jumlah peserta paling banyak 40 (empat puluh) orang / masing-masing PAUD dapat mengirimkan lebih dari 1 regu.
b.  SD/SLTP/UPT Dinas P dan K : jumlah peserta masing-masing maksimal 100 (seratus) orang
c.   SLTA/PT/Instansi/Ormas/Umum : jumlah peserta masing-masing maksimal 100 (seratus) orang
Keterangan : jika jumlah peserta melebihi dari ketentuan akan mengurangi penilaian.
2.  Pelaksanaan karnaval pada
a.  Kelompok PAUD
Hari                              : Selasa
Tanggal                       : 25 September 2012
Jam pemberangkatan: 08.00 WIB
Tempat Persiapan     : Alun – Alun Purworejo
b.  Kelompok  SD/SLTP/UPT Dinas P dan K  
Hari                             = Kamis
Tanggal                      = 27 September 2012
Jam                             = 13.00 WIB
Tempat Persiapan    = Alun – Alun Purworejo
c.   Kelompok  SLTA/ Perguruan Tinggi /Instansi/Ormas/Umum  
Hari                             = Sabtu 
Tanggal                      = 29 September 2012
Jam                             = 13.00 WIB
Tempat Persiapan    = Alun – Alun Purworejo
3.  Rute karnaval : 
a.   PAUD = Daerah Persiapan (Alun-alun sebelah utara) - Depan Pendopo - Masjid - Mimbar Kehormatan (Depan Setda) - SD Maria - Alun-alun sebelah timur.
b.    SD/SLTP/ UPT Dinas P dan K/ SLTA/ Perguruan Tinggi /Instansi/Ormas/Umum   = DP (Alun-alun sebelah utara) - Depan Pendopo - Masjid - mimbar kehormatan (depan setda) - DPRD - SMP N 1 - Jl Mayjen Sutoyo - Jl. Kartini - Jl. Dewi Sartika - SMK Penabur - Bappeda - Stasiun Lama - Plaza - Laris - Sin Kong - Lusani - PMI - Lapangan Garnizun.
4.  Pendaftaran ditutup tanggal 21 September (untuk tingkat PAUD) dan 22 September (untuk tingkat  SD / SLTP /  SLTA / Perguruan Tinggi / Instansi / Ormas / Umum ) pada jam kerja dengan tempat pendaftaran :
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Seksi Binmudora (kontak person Imam Prawoto HP 085868113577, Tri Suharmanto HP 081328253762)
5.  Setiap peserta wajib menunjuk 1 (satu) orang Koordinator Lapangan (Korlap) dan menyampaikan nama serta nomor handphone yang bersangkutan ketika mendaftar.
6.  Korlap bertanggungjawab atau mewakili peserta ketika harus berhubungan dengan panitia dalam hal pendaftaran, pengambilan nomor, pengaturan di Alun-alun hingga  pelaksanaan karnaval.
7.  Setiap peserta akan mendapatkan petugas LO dari panitia sebagai penghubung antara Korlap dan panitia karnaval.  Nama petugas LO disampaikan pada Temu Teknik.
8.  Calon peserta yang mendaftar setelah pelaksanaan Temu Teknis (tanggal 21 September untuk tingkat PAUD dan 22 September untuk tingkat  SD / SLTP / UPT Dinas P dan K / SLTA / Perguruan Tinggi / Instansi / Ormas / Umum ) tidak dimasukkan dalam daftar peserta karnaval dan tidak mendapatkan nomor urut.
9.  Penetapan dan pengambilan nomor urut pemberangkatan pada Rapat Temu Teknis tanggal 21 September untuk PAUD dan tanggal 22 September 2012 untuk SD/SLTP/ UPT Dinas P dan K / SLTA/Perguruan Tinggi/Instansi/Ormas/Umum. Tempat di Aula Riptaloka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  pukul 09.00 WIB. 
10. Unsur penilaian karnaval :
a.    Tampilan awal 
b.    Sajian selama perjalanan 
c.    Kekompakan, kerapian dan kedisiplinan Tim
Keterangan : drum band dan Paskibra tidak dihitung jumlah peserta karnaval  dan tidak termasuk dalam kriteria penilaian.
11. Kejuaraan diambil juara 1, 2 dan 3 masing-masing untuk kelompok. PAUD, SD, SLTP, UPT Dinas P dan K, SLTA dan Instansi/Umum.
12. Keputusan juri mutlak dan bersifat final
13. Lain – Lain :
a.     Jenis karnaval adalah karnaval jalan kaki, diperbolehkan menggunakan mobil / dokar / becak hias.
b.     Tidak diperkenankan melakukan konvoi kendaraan roda 2 (dua).
c.      Untuk kenyamanan peserta dan penonton, tidak diperkenankan mengendarai binatang yang berpotensi membuang kotoran di jalan (seperti kuda tunggang dll). Khusus untuk kuda penarik dokar, diperbolehkan namun wajib menggunakan kantong penampung kotoran.
d.     Peserta tidak diperkenankan berpenampilan yang melecehkan suku, agama dan ras (SARA) tertentu.
e.     Untuk memperlancar pelaksanaan karnaval, jika ingin mengadakan display di depan panggung kehormatan maksimal waktu adalah 3 (tiga) menit. Keterangan : display tidak dinilai.
f.       Selama dalam perjalanan, display agar dilaksanakan sambil berjalan/tidak berhenti, sehingga tidak mengganggu kelancaran arus perjalanan karnaval.
g.     Semua peserta wajib menyelesaikan seluruh rute dan masuk lokasi finish sebagaimana tercantum dalam poin 3 huruf a dan b.
h.    Agar kelancaran kegiatan ini dapat terjaga, dimohon semua peserta mematuhi ketentuan sehingga seluruh peserta karnaval 2012 dapat ditonton oleh masyarakat Kabupaten Purworejo dengan nyaman dan aman. 
i. Mari kita sajikan karnaval yang nyaman, aman dan enak ditonton/dinikmati.

07 Agustus 2012

DOLALAK PURWOREJO JUARA III PARADE SENI BUDAYA JATENG 2012


Dolalak dalam Parade Seni Budaya Jateng 2012
Pada hari Sabtu tanggal 14 Juli 2012 pukul 18.30 WIB dengan mantap 50 (lima puluh) orang anggota Tim Kesenian Kabupaten Purworejo yang diwakili oleh Kelompok Kesenian Dolalak Asri Budaya Desa Karangejo Kec. Loano dengan dukungan Dolalak Krida Utama  keluar dari Auditorium Universitas Diponegoro Semarang menuju Jalan Pahlawan untuk bergabung dengan Tim Kesenian dari 35 (tiga puluh lima) kabupaten/kota se Jawa Tengah ikut memeriahkan Hari Jadi ke 62 Provinsi Jawa Tengah. 

Kegiatan yang baru pertama dilaksanakan pada malam hari ini terasa meriah. Suara musik dan sorak sorai para penyaji saling bersahutan, ketika mereka menunggu waktu pemberangkatan sambil menabuh musik dan mengadakan display. Suasana sangat meriah !!!. Dinginnya malam tidak terasa, apalagi di samping kiri dan kanan jalan para penonton berjubel untuk memberikan apresiasinya.

Tim kesenian Kabupaten Purworejo yang dikelola oleh Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kali ini menampilkan kesenian khas tari Dolalak yang digarap dengan apik oleh Riyanto Purnomo, seniman muda dari Kec. Bagelen. Dengan mengambil materi penari usia muda (setara SD dan SMP) penampilan Kabupaten Purworejo menjadi berbeda dengan tim lainnya.  

Semenjak penampilan pemanasan (sebelum masuk waktu pentas di depan Tamu Undangan) Tim Kabupaten Purworejo mencuri perhatian para penonton. Tak sedikit penonton yang narsis mengambil posisi di depan/samping penari dolalak untuk sekedar minta foto bersama. Bahkan ketika penulis tanyakan salah satu dari mereka, mengaku dari Kecamatan Butuh dan bekerja pada salah satu perusahaan di kota Semarang, lama sekali tidak menonton pagelaran tari Dolalak. Kerinduan akan kesenian dolalak malam itu dia puaskan dengan berkali-kali mengambil foto dan berjalan seiring bersama Tim Kesenian Kab. Purworejo.

Pembukaan Parade ini ditandai dengan pemukulan tenor drum oleh Gubernur Jateng, Bibit Waluyo. Selanjutnya penampilan dari 35 kontingen dari Kabupaten/Kota di Jawa Tengah pun dimulai dengan disaksikan oleh 5 (lima) lima orang juri yang berada di tiga titik sepanjang jalan Pahlawan.

Ketika sampai pada nomor undi 13 (tiga belas), Tim Kab. Purworejo menampilkan hasil latihannya selama beberapa minggu. Penampilan yang dibatasi dengan durasi 3 (tiga) menit ini dimulai dengan tarian diikuti iringan Lagu “Ikan Cucut” disusul lagu “Pakai Nanti” dan diakhiri trance dan teriakan kompak seluruh penari kalimat : “DIRGAYAHU JAWA TENGAH !!!” disusul dengan terbentangnya spanduk yang diangkat tinggi dengan bertuliskan “DIRGAHAYU HUT KE - 62 PROVINSI JAWA TENGAH” sebagai bentuk ucapan tulus dari warga dan Pemerintah Kabupaten Purworejo kepada Provinsi Jawa Tengah tercinta.

Dari surat / pengumuman yang dirilis seminggu kemudian, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi menyatakan tari Dolalak (dengan nama garapan Tari Jadol) mendapat predikat Juara III. Sebuah prestasi yang membanggakan. Hadiah kemungkinan besar akan diserahkan oleh Gubernur Jawa Tengah kepada Pemerintah Kabupaten Purworejo pada Upacara Peringatan Hari Jadi Jawa Tengah 15 Agustus 2012 yang akan datang. Jayalah Seni Budaya Purworejo !!

16 Juli 2012

PURWOREJO WAKILI JATENG DALAM DUTA SENI PELAJAR SE-JAWA BALI DAN LAMPUNG


Kabupaten Purworejo semakin dikenal dengan seni budayanya. Ini terbukti ditunjuknya  Purworejo mewakili Provinsi Jawa Tengah mengikuti kegiatan Duta Seni Pelajar se Jawa Bali dan Lampung yang dilangsungkan di Yogyakarta pada 10-13 Juli 2012. Dalam catatan kami, Kabupaten Purworejo pernah ditunjuk sebagai perwakilan Duta Seni Pelajar pada tahun 2003. Kegiatan dilaksanakan setiap tahun dengan bergiliran di antara para peserta ini, pada pelaksanaan tahun 2012 mengambil tema “Duta Seni Pelajar Membangun Agen Budaya Berkarakter”.  Pembukaan kegiatan dilaksanakan di Hotel Royal Ambarrukmo oleh Sekretaris Daerah Provinsi DIY, Drs. Ichanuri.  
Pelajar Purworejo sbg Tim Duta Seni Pelajar Provinsi Jateng 
Pembentukan dan pengelolaan Tim merupakan kerja sama antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo. Sedangkan Tim Duta Seni Provinsi Jawa Tengah ini terdiri dari para siswa dari beberapa sekolah di Purworejo dengan perincian SMA N 1 Purworejo = 5 siswa, SMA N 2 Purworejo = 2 siswa, SMA N 3 Purworejo = 4 siswa, SMA N 5 Purworejo = 3 siswa, SMA N 6 Purworejo = 2 siswa, SMA N 7 Purworejo = 4  siswa, SMA N 8 Purworejo = 2 siswa, MA N Purworejo = 1 siswa, SMK YPP Purworejo = 2 siswa.
Selama kegiatan, para peserta berkesempatan berkenalan dan bertatap muka dengan Tim Duta Seni dari Provinsi lain yaitu Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, DI Yogyakarta dan Bali. Selain fasilitas menginap di hotel berbintang, Royal Ambarrukmo, peserta juga berkesempatan untuk mengunjungi Kraton Yogyakarta serta candi Prambanan.
Tari Dolalak Lentera Jawa
Dalam kegiatan yang diikuti oleh 8 (delapan) provinsi tersebut tim Provinsi Jateng mempersembahkan tari garapan “Lentera Jawa” yang mengambil sumber dari tarian khas Kabupaten Purworejo yaitu Dolalak. Sajian ini merupakan hasil penataan tari Melania SP, SSn  dan musik ditata oleh Singgih Winarno, khusus tari diperkuat dengan materi tambahan oleh Agung dan Queen (penata tari Tingkat Provinsi). Pementasan dilaksanakan di Pelataran Ramayana Candi Prambanan. Dentuman sepasang bedug diselingi suara kemprang dan tembang dari para penyanyi menjadikan Lentera Jawa sebuah sajian yang berbeda dari Tim provinsi lain. Apalagi ketika para penari Dolalak dengan pakaian merahnya mulai beraksi mempertunjukkan kebolehannya, para penonton semakin dibuat terpesona. Balutan gelapnya malam dengan tata lampu dan latar belakang megahnya Candi Prambanan menjadi pelengkap dari ekseotisnya pergelaran Dolalak “Lentera Jawa”.  
Pada tanggal 12 Juli 2012 pukul 19.00 WIB diadakan penutupan mengambil tempat di Auditorium Universitas Islam Negeri, oleh Kepala Dikpora Provinsi DIY, Drs. R. Kadaramanta Baskara Aji.  Diakhiri dengan pementasan musik dari grup band asal Jogja, Sheila on 7.
Selamat tinggal Yogyakarta semoga bertemu kembali pada Duta Seni Pelajar Tahun 2013 di Provinsi Banten. 

Link berita terkait silahkan klik  : Seruu.com dan  Jogjanews.com